Januari 23, 2013

Fail

Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian

Semuanya gagal. Aku kandas saat menuju ke tepian. Terbawa derasnya air, sama seperti indera penglihatanku rasakan. Setiap kebahagiaan pasti ada kesedihan. Kesedihan ini kurang jelas. Harus mengumbar ke siapa? Ya aku pikir ini salah satu cara agar aku tidak terlalu larut dalam derasnya air yang membuatku gagal sampai ke tepian.

Aku sendiri kurang mengerti mengapa yang selama 7 bulan ini baru terasa menyedihkan dan benar-benar seperti beton yang meretakkan tulang punggungku? berat. Ini sudah bulan ke-7 kita menjalani kebersamaan yang tidak bersama-sama. Kebersamaan dalam dunia maya saja. Kebersamaan dalam hati dan mimpi. Kebersamaan dalam rangkulan rindu. Harusnya pada bulan ke 7 ini, aku sudah mulai terbiasa. Aku baru merasakan betapa bahagianya dekat denganmu semenjak mengakhiri tahun bersamamu. Hal itu perlahan terus menggentayangi pikiranku. Aku, merindukanmu.

Datanglah, Februari tinggal menghitung hari saja. Buatlah aku bahagia sepenuhnya, saat hari pergantian usiaku tiba. Jadikanlah kehadiranmu hadiah terindah. Walau aku bermohon dalam kemustahilan.