Februari 18, 2014

February

Februari....
Kayaknya baru aja post tentang Januari dan tahun baru, sekarang udah Februari aja nih? Ntahlah, beberapa tahun ini waktu berjalan begitu cepat. Nggak terasa. Perubahan terjadi secara mendadak tanpa kita sadari. Ah sudahlah, ngomong apa aku ini.

Btw, bulan Februari adalah bulan favorite ku sepanjang tahun. Bulan yang spesial. Bulan ke 2 (yaaa, angka favoritku adalah angka 2), bulan yang dipenuhi warna merah muda, bulan yang hanya memiliki 28 atau 29 hari, dan bulan dimana aku hadir di dunia ini.
Ya, 10 Februari 16 tahun yang lalu, aku lahir. Umurku udah 16 tahun sekarang. 1 tahun sebelum dapat KTP. 1 tahun sebelum dianggap dewasa secara umur. 1 tahun sebelum aku ngerasain hidup yang sebenarnya (kata orang-orang sih).

10 Februari 2014 tepat pukul 00.00, aku udah mulai ngantuk-ngantuk sambil belajar Kimia buat ulangan. Tiba-tiba aja, HP getar nggak berhenti-berhenti. Belum sempet buka, aku minum air dulu biar sadar (oke, ini bagian yang tidak perlu ditulis). Berbagai ucapan dari sahabat-sahabat di Bontang mulai masuk. Terimakasih banyak ya atas doa-doa kalian, dan terimakasih sudah rela bangun cuma buat ngucapin. Kalian selalu spesial sampai kapanpun, dan kemanapun aku berpindah:') Karena udah nggak tahan banget sama rasa ngantuk, akhirnya aku belum sempet bales dan malah tidur.
Paginya, seperti biasa aku bangun dan keluarga pada ngucapin Selamat Ulang Tahun buat aku. Pagi itu, bos cowok mau balik ke Kalimantan (beliau mengunjungi kami 2 minggu sekali). Habis itu, aku baru buka HP dan balesin wishes dari teman-teman yang ngucapin baik dari BBM, SMS, atau Twitter (ada juga yang ngucapin lewat Line tapi baru kebalas 2 hari yang lalu karena aku jarang buka line... :| ) . Habis itu, aku berangkat sekolah seperti biasa. Di sekolah, ulangan kimia susah amat brayyy. Terus, waktu istirahat kedua, aku berbagi kebahagiaan dan menerima ucapan dari 40 makhluk kelas. Kenapa namanya 'berbagi kebahagiaan'? Karena aku ingin mereka juga merasakan bahagia yang aku rasakan hari ini karena Allah masih mengizinkan aku buat menghirup udara-Nya. Kalau 'traktiran', kesannya itu kayak 'lo makan, gua bayarin'. Gaenak kan?

Yang jelas, terimakasih banyak kepada semua yang sudah mendoakan aku untuk jadi lebih baik lagi di umur yang baru. Aku harap doa yang kalian berikan ke aku, bisa balik ke diri kalian juga. Aamiin. Terimakasih banyak yang udah ucapin via mana pun. Maaf kalau aku nggak bisa balas satu persatu..


Terimakasih juga buat kamu, yang masih menjadi orang yang mengucapkan selamat ulang tahun pertama kali selama 3 tahun terakhir ini. Kalau di kaskus sih, Pertamax gitudeh haha