Januari 11, 2015

Jatuh Cinta

Banyak yang berubah.
Banyak sekali.

Yang paling menonjol, ya pergantian tahun. 2014 panjang banget kalo harus diceritain semuanya. Tahun 2014 kemarin, aku jatuh cinta lagi setelah 3 tahun terakhir nggak pernah ngerasain. Setelah 3 tahun stuck di orang yang sama, 2014 bikin semuanya beda. Aku-tau-rasanya-jatuh-cinta.

Se bahagia itu. Iya. Bahagia banget. Ini bulan ke 9 aku bareng T. Dan kami masih merasakan hal yang sama sepeti awal bersama. Masih sama seperti dia nunggu aku habis DBL, kejebak hujan, pulang hujan-hujanan. Masih sama seperti dia yang selalu menopang dagunya di mejaku sambil menghayati musiknya. Masih sama seperti dia yang selalu senyum setiap tangannya aku jadikan tempat mengekspresikan kebosananku dengan spidol. Masih sama seperti dia yang mau bawa mukenahku setiap habis sholat dzuhur karena aku terlalu malas untuk membawanya. Masih sama seperti dia yang nggak bolehin aku ngiket tali sepatuku sendiri. Masih sama seperti dia yang datang ke rumah buat minta maaf. Masih sama seperti dia yang mau nurutin permintaanku buat pergi kesana sini walaupun lagi sakit. Masih sama seperti dia yang selalu ngingetin kecerobohanku. Masih sama seperti dia yang selalu sama aku setiap aku pergi. Masih sama seperti dia yang jadi teman curhatku. Semuanya masih sama. Semuanya masih terasa seperti dulu. Masih sama seperti aku jatuh cinta. Tidak ada yang berubah. Selalu ada hal baru yang buat aku semakin merasa masih jatuh cinta. 

Terdengar berlebihan, tapi bukan jatuh cinta namanya kalo bukan berlebihan. Apa yang aku tulis disini cuma mewakilkan 30% dari keseluruhan. Dia, emang nggak pernah berhenti bikin aku ngerasa jatuh cinta. Rasanya masih kayak PDKT. Berjuang karena ada yang ingin diraih. 

Sepertinya masa SMA ini nggak akan jadi cerita yang biasa aja. Teman-teman yang luar biasa, bahkan, kamu yang luar biasa, T. Ntah kita ini apa. Kita ini laki laki dan perempuan yang sedang PDKT, yang sedang pacaran, sedang bersahabat, dan terkadang bermusuhan juga. Susah untuk jelasin kita. 

Intinya, kita bahagia. 
Seperti kata pepatah "semakin tinggi pohon, semakin kencang angin yang menerpanya"
Namanya juga pacaran. Akan selalu ada fitnah Fitnah yang bener-bener kejam, ntah siapa yang membuatnya pertama kali. Semuanya senyumin aja, Allah tau mana yang bener dan mana yang enggak. Kembali ke pribadi masing-masing untuk mau termakan kabar, atau menanyakan sesuatu agar lebih benar :)

Apapun ujiannya, kita masih bisa kan jatuh cinta, T?



Bonus quote alay, tapi beneran loh mblo