April 07, 2015

Mau Cerita

Sama seperti judulnya, saya mau cerita.

Sebenernya banyak banget yang pengen aku ceritain, tapi baiklah mari tarik nafas sejenak, kemudian hembuskan, lalu mulai mengetik.

By the way, tidak terasa sudah 5 tahun saya menjadi blogger. 5 tahun lebih for sure, karena beberapa blog lain sudah saya buat sejak tahun 2008. Sempat suka gonta-ganti blog, sampai akhirnya cuma betah sama blog yang satu ini. Seharian ini sempet baca-baca entri pertama pada blog ini, hingga entri terakhir yang saya publikasikan. Entah, rasanya terharu baca kisah hidup sendiri. Baca cerita seorang Kirana kecil, yang bahkan waktu itu tidak pernah sama sekali bercerita tentang cinta, tiba-tiba bercerita tentang cinta, lalu datang dengan kisah patah hati, dan kembali dengan cerita jatuh cinta dengan lelaki yang baru ditemuinya. That's life. Semuanya terasa menyebalkan dan membosankan selama menjalankan, tapi ketika kamu mencoba mengingatnya kembali, kamu bakal sadar bahwa hidup tidak se-membosankan yang kamu pikirkan. Semua cerita terangkai dengan begitu sempurna, sampai bisa bikin kamu senyum sendiri kalo ngingetnya. Sekarang, Kirana sudah bisa dibilang bukan Kirana kecil lagi karena She's officialy 17 years old, punya KTP, punya SIM A, SIM C! Wohooooow

Kehidupanku terasa sangat membaik di tahun 2015 ini. Tahun ini sengaja nggak nulis resolusi, karena resolusi biasanya cuma sekedar resolusi. Yang terpenting adalah, apa yang kamu inginkan, lakukan hari ini juga, saat ini juga.

Berbicara tentang keinginan, pernah nggak sih ngerasa apa yang kamu inginkan itu tidak sesuai dengan kemampuanmu? Aku sedang merasakan itu.
Aku lagi pengen banget have a good score on Math, Kimia, Biologi, Fisika yang yeah-for-sure itu adalah pelajaran yang harus aku dalami dalam jurusanku di SMA ini. Aku cuma berharap, 3 tahun aku sekolah di SMA nanti, aku nggak mau ada kesedihan karena salah ambil jurusan. Tapi, baru tahun ke 2 aja kok udah ngerasa sedih ya? Bukan, bukan karena aku ngerasa passion ku ada di IPS atau Bahasa. Tapi sedih, kenapa aku nggak punya passion di jurusan yang bener-bener aku (dan orangtuaku) inginkan.

Berbagi cerita sedikit,
Aku emang kelihatan males banget orangnya. Siapapun yang melihat aku, aku kelihatan santai-santai aja, bisa dibilang ngeremehin pelajaran, nggak peduli nilai, bahkan ada yang bilang "dateng ke sekolah cuma buat pacaran". Oke, yang terakhir itu nggak bener. Di balik sosok aku yang terekam pada bayangan mata kalian, aku tipe orang yang bener-bener kerja keras, tapi nggak pernah menghasilkan apa apa. Sedih nggak sih?
Setiap di rumah, aku selalu berusaha memahami pelajaran yang aku nggak ngerti, Berusaha buat ngerjain tugas-tugas yang ada, tapi ntah kenapa selalu ada kendalanya. Aku bener-bener nggak punya bakat di IPA. Bahkan, pernah belajar semalaman suntuk sampai nggak tidur cuma buat Kimia, tapi hasilnya bikin aku pengen nangis.

Mungkin karena terlalu buntu dan suntuk dengan passion yang nggak jalan sama sekali pada jurusan, aku sendiri masih tidak punya pandangan buat kedepannya. Bakal kuliah dimana, masuk jurusan apa, dan nanti akan jadi apa. Di satu sisi, aku nggakmau pendidikanku masuk jurusan science di SMA ini nggak terpakai sama sekali, tapi di sisi lain, aku nggak punya bakat dalam jurusan yang sedang aku tekuni ini. Ngerasa sedih, ngerasa terperangkap banget, ngerasa semua orang menilai aku ini bodoh.

Sedih.
Sedih.
Sedih banget rasanya.